Kamis, 24 Desember 2015

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Jantung

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Jantung

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Jantung ketahuilah apa dampak merokok bagi kesehatan jantung anda dan orang sekitar anda yang anda sayangi.

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Jantung Telah ditemukan 4.000 jenis bahan kimia dalam rokok, dengan 40 spesies di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), di mana bahan beracun lebih banyak tersedia di asap samping seperti karbon monoksida (CO) 5 kali lebih umum pada asap samping dari Asap utama, benzopiren 3 kali, dan amoniak 50 kali. 



Bahan-bahan ini dapat bertahan hingga beberapa jam di ruang setelah berhenti merokok. Umumnya, fokus penelitian ditujukan pada peranan nikotin dan CO. Kedua bahan ini, selain meningkatkan kebutuhan oksigen, juga mengganggu suplai oksigen ke otot jantung (miokardium) sehingga merugikan kerja miokardium. Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard. Selain menyebabkan kecanduan merokok, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, kebutuhan oksigen jantung, dan menyebabkan gangguan irama jantung. Nikotin juga mempengaruhi saraf, otak dan banyak bagian tubuh lainnya. Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (pembekuan) pada dinding pembuluh.

Karbon monoksida menyebabkan hemoglobin desaturation, menurunkan pasokan langsung dari oksigen ke jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. CO menggantikan oksigen dalam hemoglobin, mengganggu pelepasan oksigen, dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran / penebalan dinding pembuluh darah). Dengan demikian, CO menurunkan kapasitas latihan fisik, meningkatkan viskositas darah, sehingga lebih mudah untuk pembekuan darah. Nikotin, CO, dan zat-zat lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding pembuluh darah), dan memfasilitasi munculnya gumpalan darah. Selain itu, asap rokok mempengaruhi profil lipid. Dibandingkan dengan bukan perokok, kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL rendah.

Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan merokok dengan penyakit jantung koroner (PJK). Dari 11 juta kematian per tahun di negara-negara industri, WHO melaporkan bahwa lebih dari setengah (6 juta) akibat gangguan sirkulasi darah, di mana 2,5 juta adalah penyakit jantung koroner dan 1,5 juta adalah stroke. Survei Depkes pada tahun 1986 dan 1992, memperoleh peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9,7 persen (peringkat ketiga) menjadi 16 persen (peringkat pertama)Merokok merupakan faktor utama yang menyebabkan penyakit pembuluh darah jantung. Tidak hanya menyebabkan penyakit jantung koroner, merokok juga buruk bagi otak dan pembuluh darah periferPerokok merokok asap dihembuskan dapat dibagi menjadi primer (main stream smoke) dan asap samping (side stream smoke). Asap utama adalah asap tembakau yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asap samping merupakan asap tembakau menyebar ke udara, yang akan dihirup oleh orang lain atau perokok pasif.


Keuntungan Berhenti Merokok :

  • Memperpanjang Hidup Anda.
  • Mengurangi Risiko Penyakit (termasuk penyakit jantung, serangan jantung, tekanan darah tinggi, kanker paru-paru, kanker tenggorokan, emfisema atau penyakit paru-paru jangka panjang, penyakit gusi, dan kondisi lain).
  • Merasa Lebih Sehat. Setelah berhenti merokok, batuk Anda berkurang, sakit tenggorokan lebih sedikit, dan stamina Anda akan meningkat.
  • Terlihat Lebih Baik. Berhenti merokok dapat membantu mencegah kerutan wajah, mengurangi noda gigi dan memperbaiki kulit Anda.
  • Meningkatkan Indera Perasa Dan Penciuman.
  • Menghemat Keuangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar